Mengangkat Kisah Lama di Era Modern Melalui Lomba Cerita Rakyat Se-Provinsi Bengkulu

Published by TIM WEBSITE DIKBUD on

Mengangkat Kisah Lama di Era Modern Melalui Lomba Cerita Rakyat Se-Provinsi Bengkulu

Bengkulu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Melalui UPTD Taman Budaya menyelenggarakan Lomba Cerita Rakyat dengan tema “Mengangkat Kisah Lama di Era Modern”. Pelaksanaan Lomba Cerita Rakyat yang diselenggarakan di Taman Budaya, dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Taman Budaya Nirwan Sukandri, M.Pd. Kegiatan Lomba Cerita Rakyat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengangkat kembali keberagaman cerita rakyat Se-Provinsi Bengkulu yang banyak mengandung ajaran budi pekerti dan pesan moral dalam setiap ceritanya. Pelaksanaan lomba cerita rakyat diselenggarakan di Taman Budaya, diikuti oleh 19 peserta dari 9 Kabupaten 1 Kota diantaranya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Seluma, Kabupaten Lebong, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Kaur, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu. Setiap peserta diberi waktu 20 menit untuk menampilkan cerita rakyat daerahnya masing-masing.

Cerita rakyat yang ditampilkan oleh para peserta mengangkat tema yang bervariasi dengan menonjolkan karkter masing-masing pencerita. Tema yang diangkat dalam cerita yang disampaikan oleh peserta berkaitan dengan pengalaman kehidupan yang mengandung elemen alam, kejadian sejarah, kesaktian, dewa, hewan, dan misteri yang berhubungan dengan daerah masing-masing pencerita. Cerita rakyat yang ditampilkan diantaranya adalah, Batu Amparan Gading dan Raden Miskin dari Kabupaten Bengkulu Selatan, Legenda Putri Serindang Bulan dan Legenda Ular Kepala Tujuh dari Kabupaten Lebong, Legenda Batu Jung dan Bujang Remalung dari Kabupaten Kaur, Legenda Batu Menangis dan Legenda Batu Berambai dari Kabupaten Rejang Lebong, Asal Mula Seni Budaya Sekujang dari Kabupaten Kepahiang, Batu Amparan Gading dan Tumbak Gegal dari Kabupaten Seluma, Hikayat Putri Gading Cempaka dan Singaran Pati Asal Mula Orang Lembak di Bengkulu dari Kota Bengkulu, Putri Gading Cempaka dan Asal Usul Boteu Jung di Desa Rindu Hati dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Kuku Menjadi Kumis Kucing dan Legenda Danau Nibung dari Kabupaten Mukomuko. Perwakilan Kabupaten yang tidak hadir sampai akhir perlombaan adalah Kabupaten Bengkulu Utara. Sesuai dengan peraturan, peserta yang tidak hadir langsung didiskualifikasi oleh panitia perlombaan.

Kegiatan lomba cerita rakyat Se-Provinsi Bengkulu, ditutup dengan pengumuman pemenang lomba. Pemenang lomba cerita rakyat berhak mendapatkan uang pembinaan dan tropi yang diberikan langsung oleh kepala UPTD Taman Budaya.  Dari jumlah keseluruhan 19 peserta, diambil sebanyak 6 orang pemenang melalui penilaian dan rapat dewan juri, dengan rincian terbaik 1 dari Kota Bengkulu, terbaik 2 dari Kabupaten Bengkulu Tengah, terbaik 3 dari Kabupaten Lebong, juara harapan 1 dari Kabupaten Rejang Lebong, harapan 2 dari Kabupaten Mukomuko, dan harapan 3 dari Bengkulu Selatan.


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + 20 =

DILARANG COPY PASTE !!!!!!