Gebyar Link and Super Match SMKN 6 Rejang Lebong. Audiensi dengan Industri dan Dunia Kerja.

Dilaksanakan selama dua hari pada Tanggal 13-14 September 2022 SMKN 6 Rejang Lebong mengelar acara Gebyar Link and Super Match SMKN 6 Rejang Lebong , Audiensi dengan Industri dan Dunia Kerja. Rangkaian acara meresmikan Tempat Uji Kompotensi (TUK) di SMKN 6 Rejang Lebong diawali dengan pemotongan pita oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Bapak Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Syahjudin, M.Pd , Wakil Bupati Rejang Lebong Bapak Hendra Wahyudiansyah, SH, Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong Bapak Reza Pakhlevie, SH dan Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Bapak Rainer Atu, SE, MM.

Dalam sambutannya Bapak Syahjudin, M.Pd mengatakan dalam program Link and Match ini, penyelarasan kurikulum , dukungan fasilitas pengajaran dan pelatihan serta penyerapan tenaga kerja yang berkesesuaian dengan kebutuhan dunia industry tidak terlepas dari kemitraan SMK dengan pelaku bisnis industry di Indonesia.

PT Astra Honda Motor (AHM) selaku Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) sepeda motor Honda terus berusaha untuk meningkatkan kontribusinya dalam bidang pendidikan melalui penerapan program edukasi di SMK yang berbasis Link and Match. Tujuan didirikanya SMK TUK adalah sebagai wadah bagi siswa lulusan mendapatkan sertifikasi berlisensi industry melalui materi-materi uji yang telah disesuaikan dengan kebutuhan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri ) atau IDUKA (Industri,  Dunia Usaha dan Dunia Kerja).

Dengan adanya TUK yang didukung dengan fasilitas Laboratorium dan juga guru-guru yang sudah mengikuti training level dasar dan lanjutan serta telah tersertifikasi serta Level 1 nya sudah bisa dilaksanakan di SMK TUK  .

Dalam rangka Gebyar Link and Super Match SMKN 6 Rejang Lebong dan Audiensi dengan Industry dan Dunia Kerja dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Wakil Bupati Rejang Lebong, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong, Tenaga Kerja, Kesehatan, Polsek, Ibu Camat, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Kepala Cabang Dinas Rejang Lebong, Ketua Komite, Puskesmas, Bapak – Ibu Guru Kepala SMK/SMA Rejang Lebong, bersama beberapa Industri Seperti : PT Astra Honda Motor, Axioo Indonesia, PT Electronic Science Indonesia, Bank Central Asia.

 Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu bapak Syahjudin, M.Pd mengucapkan selamat kepada SMKN 6 Rejang Lebong semoga kedepan akan semakin berhasil mencetak lulusan yang terampil dan siap kerja sesuai dengan kebutuhan industry. (an)

Penandatanganan MOU antara SMKN 1 Rejang Lebong dengan BRI Cabang Curup

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu bapak Syahjudin, M.Pd menghadiri undangan SMKN 1 Rejang Lebong dalam kegiatan Penandatanganan MOU antara SMKN 1 Rejang Lebong dengan BRI cabang Curup pada hari Rabu, 14 September 2022 di Rejang Lebong.

Dalam sambutanya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu bapak Syahjudin, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bank BRI Cabang Curup yang telah menjalin kerjasama kepada pihaknya, sehingga tertuang dalam penandatanganan MOU kerjasama antara BRI Cabang Curup dengan SMKN 1 Rejang Lebong saat ini dan bapak Syahjudin M.Pd sekaligus menyampaikan pembinaan terhadap Bapak-Ibu Guru SMKN 1 Rejang lebong baik PNS maupun GTT bersama Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dan Kepala Cabang Dinas Rejang Lebong.

Rangkaian kegiatan Penandatanganan MOU antara SMKN 1 Rejang Lebong dengan BRI Cabang Curup :

  1. Penyerahan Sertifikat TUK dan Donasi Astra Honda Motor
  2. Penyerahan Donasi dari Bank BCA
  3. Penyerahan Donasi Subsidi 100% dari PT Mabito
  4. Penyerahan Kartu BPJS Kesehatan, Penyerahan Sertifikat Asessor
  5. Penyerahan 3 Peserta PARTIKENAS (Kegiatan Nasional Pramuka Saka Bayangkara)
  6. Penyerahan SK Gubernur tentang BLUD SMKN Rejang Lebong.

Penandatangan MOU antara SMKN 1 Rejang Lebong dengan BRI Cabang Curup selain dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu bapak Syahjudin, M.Pd dan Wakil Bupati Rejang Lebong bapak Hendra Wahyudiansyah, SH juga tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Cabang Bank BCA, Kepala Disnakertrans Rejang Lebong, Camat Curup Timur, Seluruh Kepala Sekolah SMKN Se-Rejang Lebong dan para undangan lainnya. (an)

Pertemuan Pemberdayaan Masyarakat Germas

Sobat Dikbud,

Sekolah Sehat merupakan lingkungan dimana komunitas Sekolah berkembang, komunitas yang terdidik dan diharapkan bisa menjadi agen perubahan bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitarnya jelas Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat yang menjadi narasumber pada Pertemuan Peningkatan Kapasitas Tingkat Provinsi dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat Germas di berbagai tatanan di daerah Provinsi Bengkulu yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, bertempat di Hotel Nala Sea Side dari tanggal 12 s.d 14 September 2022. Pertemuan ini bertujuan meningkatkan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, meningkatkan komitmen pimpinan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di berbagai tatanan, meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan adanya Germas di berbagai tatanan (sekolah/madrasah, kampus, RS, tempat kerja dan tempat ibadah).

Program Sekolah Sehat diharapkan dapat menggerakkan sektor pendidikan untuk berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Sehat dalam terlibat langsung untuk upaya promotif-preventif lingkungan sekolah. Melalui program ini, sekolah akan mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada kesehatan sehingga terciptanya masyarakat sekolah yang sehat, bugar dan produktif. Penerapan sekolah sehat dilakukan oleh masyarakat sekolah sendiri yang lebih memahami keadaan di sekolah.

Penetapan masalah kesehatan yang akan diselesaikan sesuai dengan hasil analisa situasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model dalam pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekolah sehingga dapat mencegah penyakit di lingkungan sekolah. Salah satu bentuk perwujudan sekolah sehat adalah adanya Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dibarengi dengan konseling berhenti merokok, penerapan kawasan bebas perundungan dan konseling pencegahan penyakit tidak menular.

Perlu dilakukan intervensi promosi kesehatan di lingkungan sekolah yang dimulai dari proses pengenalan program Sekolah Sehat melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Tingkat Provinsi dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat Germas diberbagai tatanan Provinsi Bengkulu.

Bina Suasana di Institusi Pendidikan dilakukan oleh para pendidik, pengurus organisasi anak didik seperti OSIS dan PRAMUKA atau sejenisnya yang berperan sebagai panutan dalam mempraktikkan PHBS. Bina suasana dapat dilakukan dengan pemanfaatan media seperti media sosial, poster, pertunjukkan film, majalah dinding, serta penyelenggarakan diskusi dan seminar dengan mengundang para pakar. Perilaku PHBD yang mencakup antara lain mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan dan minuman sehat, menggunakan jamban sehat, membuang sampah di tempat sampah, tidak merokok, tidak mengonsumsi NAPZA, tidak meludah disembarang tempat, meberantas jentik nyamuk dan lain-lain. Pembinaan PHBS dilaksanakan melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Acara ini dihadiri sekitar 62 orang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Kepala Seksi Promkes dan PM, Kepala SMA/MAN/Sederajat, Guru UKS SMA/MAN/Sederajat se-Provinsi Bengkulu.(MA)

BIMTEK APLIKASI SRIKANDI

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu melaksanakan Bimtek Aplikasi SRIKANDI di Ruang Sidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu pada tanggal 9 September 2022.

Bimtek ini diikuti oleh beberapa orang ASN hingga THL yang perwakilan dari masing-masing bidang.

Aplikasi SRIKANDI merupakan salah satu aplikasi umum yang ditetapkan oleh Kominfo RI dan telah dikembangkan oleh ANRI yang bertujuan Government to Government (GSG), untuk memenuhi kebutuhan surat menyurat dan arsip elektronik secara online. Selain itu, dengan pengunaan aplikasi SRIKANDI diharapkan kinerja aparatur meningkat dan lebih optimal dalam mencapai target organisasi serta mendukung upaya penghematan kertas.

Bimtek Aplikasi SRIKANDI yang dihadiri oleh Pegawai ASN dan THL di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu terdiri dari perwakilan masing-masing bidang : Bidang Sekretariat, Bidang Pembinaan SMA, Bidang Pembinaan SMK, Bidang Pembinaan Ketenagaan, Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus, Bidang Kebudayaan, UPTD Pembinaan Pendidikan Khusus, UPTD Teknologi Informasi Pendidikan, UPTD Museum dan UPTD Taman Budaya.

Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Implementasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) bentuk peningkaan kualitas dalam bidang kearsipan yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.(an)*

Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR)

Untuk mencapai tujuan program pencegahan penyalahgunaan Narkoba dengan fasilitator di lingkungan sekolah, perlu menghimpun dukungan semua komponen masyarakat atau melibatkan semua pihak yang terkait jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, dalam paparannya pada kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) pada Kamis (08/09/2022) di Hotel Wilo Kota Bengkulu. Eri menyampaikan terkait Strategi dan Kebijakan P4GN di Lingkungan Pendidikan dalan Upaya Mewujudkan Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR).

Regulasi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam dunia pendidikan antara lain Penentuan lingkungan sebagai sasaran pelaksanaan kegiatan pencegahan penyalahgunaan Narkoba, Pembentukan tim pelaksana pencegahan di lingkungan sekolah, Pembekalan tim pelaksana program di bidang pencegahan, Penelaahan permasalahan atau kebutuhan, Pembuatan rencana aksi, Pelaksanaan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah, serta Monitoring dan Evaluasi (pelaporan) ungkap Kadis Dikbud.

Banyak faktor yang mempengaruhi mengapa remaja menggunakan narkoba, antara lain yaitu Perasaan Galau, Peralihan masa kanak/remaja ke dewasa, Pemberontakan, Separasi otoritas orang tua dan mencari identitas, Keingintahuan, Dorongan kuat untuk eskplorasi dunia sekitarnya, Tekanan kawan, Dorongan dari kawan yang memaksa untuk ikut mencoba.

Eri menjelaskan setelah mengenal faktor risiko, maka sebaiknya setiap orangtua dapat menilai dan melakukan observasi kepada putra-putri bila ditemukan suatu perubahan. Perubahan yang timbul bisa dinilai dari gejala fisik/klinis, perubahan sikap dan perilaku atau hal-hal lain yang berkait dengan masalah penyalahgunaan narkoba (ditemukan barang atau alat tertentu). Setelah dilakukan observasi maka langkah selanjutnya melakukan intervensi dini agar tidak memperoleh kondisi yang telah dan akan terjadi.

Acara berlangsung lancar yang dihadiri sekitar 30 orang dari Kejaksaan Negeri, Dandim, Kasat Narkoba, Pengadilan Negeri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga, Kesbangpol, Bappeda, Dinas Pariwisata, DP3AP2KB, DPMD dari Kota dan Kab.Bengkulu Selatan. (MA)

In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka SMK Negeri 3 Kota Bengkulu

IHT adalah pelatihan internal sekolah untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Pendidik. Materi IHT adalah Implementasi Kurikulum Merdeka dalam membentuk profil pelajar Pancasila “Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar”. Kegiatan ini sangat diperlukan untuk diberikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bagian pendidikan berkelanjutan. Hal ini pun sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka serta  untuk memaksimalkan kompetensi yang mereka miliki  dengan yang mereka hadapi dalam bekerja.

Kamis, 8 September 2022 bertempat di Aula SMK Negeri 3 Kota Bengkulu, dilaksanakan In House Training (IHT) implementasi kurikulum merdeka.  Pelaksanaan kegiatan in dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Drs. Eri Yulian Hidayat, M.Pd, Pengawas Pembina SMK Negeri 3 Kota Bengkulu Drs Suhendri, Kepala SMK Negeri 3 Kota Bengkulu Rismaiti, S.Pd., M.TPd, serta guru-guru SMK Negeri 3 Kota Bengkulu. Kegiatan In House Training (IHT) implementasi kurikulum merdeka ini akan berlangsung selama 10 hari, mulai Tanggal 8 September 2022 – 19 September 2022. Kegiatan IHT tersebut meliputi kegiatan pemahaman mengenai kurikulum.

Kegiatan In House Training ini dibuka dengan sambutan dari Kepala SMK Negeri 3 Kota Bengkulu, Rismaiti, S.Pd., M.TPd Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa IHT ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun ajaran baru. Kegiatan IHT tersebut meliputi kegiatan pemahaman mengenai kurikulum merdeka, memahami capaian pembelajaran pengenalan platform teknologi (LMS & microlearning), P5BK, merancang modul pembelajaran dan lain sebagainya. Untuk itu, Beliau senantiasa berpesan kepada seluruh peserta pelatihan IHT untuk berkonsentrasi penuh selama kegiatan berlangsung.

Sambutan Selanjutnya di sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Drs. Eri Yulian Hidayat, M.Pd. beliau menyampaikan pentingnya mendalami kurikulum merdeka. Menurut beliau, kurikulum merdeka adalah suatu tatanan kurikulum baru yang sedang diterapkan secara massal ke seluruh sekolah-sekolah. Melalui kurikulum merdeka ini, diharapkan guru-guru bisa mengembangkan proses pembelajaran berbasis projek secara optimal sehingga mampu mendorong kreatifitas siswa serta tercipta lingkungan pembelajaran yang berdasarkan nilai-nilai profil pelajar pancasila. (MA)

Sambutan Selanjutnya di sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Drs. Eri Yulian Hidayat, M.Pd. beliau menyampaikan pentingnya mendalami kurikulum merdeka. Menurut beliau, kurikulum merdeka adalah suatu tatanan kurikulum baru yang sedang diterapkan secara massal ke seluruh sekolah-sekolah. Melalui kurikulum merdeka ini, diharapkan guru-guru bisa mengembangkan proses pembelajaran berbasis projek secara optimal sehingga mampu mendorong kreatifitas siswa serta tercipta lingkungan pembelajaran yang berdasarkan nilai-nilai profil pelajar pancasila. (MA)

Rapat Persiapan Kemah Bela Negara Kwarda Pramuka 07

Kamis, 8 September 2022 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dalam hal ini di wakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu, Bapak Syahjudin, M.Pd menghadiri Rapat Persiapan Kemah Bela Negara Kwarda Pramuka 07 Bengkulu yang diketuai Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri beserta pengurus Kwarda mengikuti rapat Pembahasan Persiapan Kemah Bela Negara bersama Kwartir Nasional secara virtual, di Kwarda Bengkulu.

Dalam keterangannya Sekda Hamka Sabri mengatakan, sejauh ini persiapan acara Kemah Bela Negara yang akan dilaksanakan di Provinsi Bengkulu pada bulan Desember mendatang terus dimatangkan.

Kegiaan Kemah Bela Negara nantinya akan digelar pada tiga lokasi yaitu, Kota Bengkulu, Seluma, dan Bengkulu Tengah, semua lokasi sudah disiapkan.

Namun dikarenakan masih situasi COVID-19, Ketua Kwarnas Pramuka meminta untuk ‘stayhome’.ini sudah disiapkan (lokasinya) dan sudah disurvei oleh pihak Kwarnas dan prinsipnya sudah disetujui, kata Sekda Hamka, usai mengikuti rapat secara virtual.

Untuk lebih mematangkan lagi persiapan kegiatan nasional tersebut, jelasnya akan dilakukan rapat bersama Menteri PPA, Kwarnas, Kwarda Bengkulu dan juga Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Untuk pembukaan Hari Bela Negara nanti dilaksanakan di Balai Raya Bengkulu dan Puncak acara Bela Hari Negara nanti akan digelar di Benteng Marlborough Bengkulu.

Disamping itu lanjutnya dalam rangkaian kegiatan Kemah Bela Negara nanti, juga bakal digelar event Penjahitan Bendera Merah Putih secara massal di Rumah Ibu Agung Fatmawati Bengkulu dalam rangka mamperingati Hari Ibu.

“kita sudah mendapatkan surat dari Kementerian PPA, dimana puncak peringatan Hari Ibu nanti dipusatkan di Provinsi Bengkulu berbarengan dengan Hari Bela Negara nantinya “ sebut Sekda Hamka.

Dalam kegiatan Penjahitan Bendera Merah Putih nanti, di rencanakan Ibu Presiden RI Iriana Joko Widodo ikut hadir dalam rangka memperingati Hari Ibu dengan ikut menjahit Bendera Merah Putih di rumah Ibu Agung Fatmawati Soekarno. (an)*

Pengukuhan dan Workshop Bunda Literasi 2022

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengukuhan Bunda Literasi dan Workshop Bunda Literasi/Duta Baca Daerah dan pegiat Literasi Daerah Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu pada Senin (05/09/22). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring. Hadir secara daring perwakilan Perpusnas RI, Kepala Pusat Analis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Dr. Adin Bondar, M.Si dan secara luring dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, para Bupati/Walikota, para Kepala OPD, Bunda PAUD Provinsi, Kabupaten/Kota, para Duta Baca, dan para pegiat literasi Provinsi Bengkulu.

Pengukuhan pengurus Bunda Literasi Provinsi Bengkulu dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu masa bakti 2022-2024 dilakukan oleh Gubernur Bengkulu, DR.H.Rohidin Mersyah. Pengurus Bunda Literasi Provinsi Bengkulu, dijabat oleh Istri Gubernur yaitu Hj.Derta Wahyulin. Sementara Bunda Literasi Kabupaten/Kota dijabat oleh para istri Bupati dan walikota se-Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya Gubernur Bengkulu menyampaikan bahwa kemampuan literasi sangatlah penting karena dapat meningkatkan aktualisasi diri dan dapat memberikan dampak baik bagi diri sendiri dan orang sekitar. Literasi bukan hanya sekedar membaca dan menulis, tetapi memiliki cakupan yang luas dari memahami, berbicara hingga kemampuan seseorang dalam mengatasi persoalan dalam kehidupan. Literasi juga ada banyak jenisnya seperti literasi digital, literasi numerasi dan sebagainya.

Islam juga mengajarkan sebagai seorang hamba pertama kali manusia diperintahkan oleh Allah SWT untuk “Iqra” yang artinya bacalah dalam Surah Al-Alaq. Hal ini menekankan bahwa memang kita diharuskan untuk membaca. Kemudian kita pun harus bijak saat membaca dan memilih berita di koran maupun di media sosial. Jangan langsung menyebarkan sebelum memahami dan menyelidiki kebenaran informasinya.

“Hanya peran para Bunda yang mampu mewujudkan dan membudayakan literasi karena seperti peran para Ibu sebagai guru pertama bagi anak-anak dalam mengajarkan membaca dan menulis di rumah. Harapan Saya pengurus Bunda Literasi ini dapat berperan aktif sebagai role model untuk membudayakan literasi sehingga terwujudnya generasi penerus yang berkualitas” Ungkap Gubernur Bengkulu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi menyampaikan bahwa Indeks Literasi Provinsi Bengkulu meningkat dari tahun sebelumnya yang berada para peringkat 5 terbawah sekarang menjadi peringkat 8 tertinggi nasional dari 34 Provinsi se-Indonesia.

“Semoga Indeks Literasi Provinsi Bengkulu terus meningkat serta dengan adanya kehadiran Bunda Literasi dapat menjadi garda terdepan dalam peningkatan Indeks Literasi  dan kegemaran membaca di Provinsi Bengkulu sehingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Bengkulu juga meningkat agar tujuan Bengkulu Maju, Sejahtera dan Hebat bisa tercapai” jelas Kadis Perpus dalam sambutannya.

Setelah acara pengukuhan selesai dilanjutkan dengan kegiatan Workshop Bunda Literasi/Duta Baca Daerah dan pegiat Literasi Daerah Provinsi Bengkulu dengan pemaparan materi pertama disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat yang membahas tentang Strategi Peningkatan Pembudayaan Kegemaran Membaca Melalui Program Bunda Literasi/Duta Baca Daerah dan Pegiat Literasi Daerah.

Dalam penyampaiannya Eri menegaskan bahwa dalam konteks penyelenggaraan Pemerintah Daerah salah satu indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah salah satunya ditentukan oleh seberapa besar capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index.

Masyarakat berpengetahuan menjadi tolak ukur bagi suatu bangsa untuk dapat menjawab persaingan global dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kehadiran masyarakat berpengetahuan ini adalah suatu tatanan masyarakat yang memiliki budaya literasi. Maka diperlukannya sinergitas Pemerintah Daerah bersama berbagai pihak terkait dengan melaksanakan program peningkatan kualitas SDM dengan pembudayaan gemar baca melalui literasi.

“Kegiatan tentang literasi ini harus ditingkatkan dan didukung oleh semua pihak demi terciptanya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Secara umum nilai rata rata literasi terus meningkat di setiap tahun seiring dengan upaya kerjasama Perpustakaan Nasional, Pemerintah Daerah Kab/Kota, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan” jelasnya.

Eri menyampaikan beberapa poin penting yaitu beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan gemar membaca: Pertama  mengkampanye kan gerakan nasional gemar membaca diberbagai kalangan melalui kegiatan langsung maupun melalui media yang ada, misalnya Literasi di lingkungan keluarga/masyarakat dengan dibuatnya taman baca yang menarik.

Kedua  mengoptimalkan pengelolahan perpustakaan Desa salah satu contoh yaitu Perpustakaan Kerano Kuncoro di Kabupaten Bengkulu Tengah yang telah mendapatkan penghargaan Gemilang Perpustakaan Nasional Katagori Perpustakaan Umum Terbaik (Desa/Kelurahan) pada September 2021, Ketiga dengan melibatkan unsur pendidikan, perguruan tinggi yang mengadakan Seminar, Loka Karya, Workshop, Diskusi, dll, serta terakhir kita dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana literasi dengan membuat konten konten terkait literasi yang menarik. (MA)

Parenting dan “Dunia Terbalik”

Oleh

(Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu)

Parenting merupakan istilah yang sangat penting di dalam dunia pendidikan, istilah yang digunakan untuk menunjukkan pola pengasuhan orang tua pada anak-anaknya, ilmu yang sangat penting dipelajari oleh setiap orang tua dan guru, sehingga sangat baik jika sekolah menguatkan hubungan silaturahmi dengan seluruh orang tua siswa di sekolah untuk saling bertukar pikiran bagaimana cara mendidik anak-anak milenial sekarang ini.

Banyak hal yang harus dihadapi orang dewasa dalam membesarkan dan mendidik seorang anak, apalagi ratusan anak dalam wadah yang bernama sekolah, seorang guru selain mengajari ilmu pengetahuan pada anak didiknya juga harus mendidik siswa layaknya mendidik seperti apa yang orang tua mereka berikan, sehingga harus ada sinergi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua. Guru-guru dapat berdiskusi bersama para orang tua dalam memahami pola asuh dan pola didik berdasarkan ilmu kekinian, seperti neurosains.

Menurut dr. Aisya Dahlan (seorang dokter ahli syaraf), neurosains yaitu ilmu yang baru dikembangkan akhir abad ini, neurosains adalah ilmu yang mempelajari cara kerja sistem syaraf manusia, dimulai dari cara kerja otak, gelombang yang dipancarkan dan yang mempengaruhinya.

Neuro atau syaraf sangat efektif bekerja sesuai dengan sinyal dan rangsangan yang diterimanya, bahkan rangsangan pada mata lebih cepat, juga pada telinga, langsung ke otak, sehingga kata-kata yang keluar dari mulut orang tua (ayah, ibu) dan guru akan didengar oleh telinga dan dilihat reaksinya oleh mata, maka melalui telinga dan mata pesan yang disampaikan akan mengalir ke otak dan seluruh sistem syaraf.

Jadi, menurut dr. Aisya lagi, kata-kata ayah ibu dan guru-guru harus terus positif, karena setiap kata adalah doa. Doa orang tua dan guru adalah doa yang paling makbul, pasti dikabulkan Allah. Kata-kata yang keluar jangan kontradiktif, katakan apa yang diinginkan oleh ibu, ayah atau guru.

Ilmu seperti ini sangat baik disampaikan dalam kegiatan parenting, supaya ada persamaan perlakuan ayah ibu di rumah dan perlakukan guru di sekolah, anak akan belajar berkata-kata yang baik dan memberi respon yang baik seperti perlakuan orang tuanya dan gurunya.

Dalam kegiatan parenting juga sangat baik dibahas bersama bagaimana manajemen marah pada anak/siswa, Ayah, ibu, dan guru harus hati-hati bicara pada anak, belajar menggunakan kata-kata positif walaupun sedang marah, tetap doakan yang baik-baik dengan kat-kata yang baik-baik tentang anak dan pada anak, sehingga anak akan mempunyai pandangan yang baik tentang dirinya.

Ternyata juga, otak laki-laki punya banyak perbedaan dengan otak perempuan, sehingga cara mendidiknya pun berbeda, kenali sistem kerja otak anak laki-laki dan perempuan sehingga dapat dengan tenang memahami dan mendidik mereka, baik di rumah maupun di sekolah.

Intinya, hubungan orang tua dan sekolah yang harmonis akan membawa dampak yang sangat baik untuk kemajuan pendidikan dan karakter seorang anak/siswa, orang tua jangan menyerahkan semua tanggung jawab pendidikan seorang anak 100% pada sekolah, orang tua juga harus berperan aktif, termasuk diskusi pemilihan jurusan dan kegiatan yang dipilih anak/siswa, orang tua harus ikut terlibat, sehingga orang tua mengetahui berbagai konsekuensi setelahnya.

Sejatinya, seorang guru harus mengajar dengan karakter yang baik, ketulusan seorang guru dalam mendidik siswanya akan membekas sampai mereka dewasa kelak, seperti bagaimana guru menghalau siswa untuk belajar, siswa yang masih ada di kantin, di bawah pohon, di parkiran motor dan dimana saja siswa berada untuk masuk kembali ke dalam kelas, belajar bersama gurunya, jangan sampai siswa pula yang mencari-cari gurunya untuk belajar di kelas, jangan jadikan dunia terbalik, jangan sampai guru menjadi contoh buruk bagi siswa-siswanya.

Guru adalah sumber inspirasi dan contoh teladan bagi banyak orang, termasuk keteladanan dalam belajar ilmu-ilmu baru, guru harus gigih belajar menguasai metode mengajar yang menyesuaikan dengan zaman milenial, kurikulum baru dan media pembelajaran yang kekinian, jangan sampai jadi guru yang old fashion, guru jadul, atau guru yang tidak up to date.

Semoga guru-guru di Provinsi Bengkulu adalah guru-guru yang aktif belajar seperti mereka menginginkan siswa-siswanya aktif belajar, semoga guru-guru di Provinsi Bengkulu adalah guru-guru yang terus menginspirasi siswa-siswanya hingga mereka menjadi generasi yang dapat memberikan sumbangsih positif yang besar untuk negeri ini.  Semoga. (disampaikan dalam Sosialisasi “Kurikulum Merdeka” di SMAN 6 Kota Bengkulu).

WORKSHOP Pemuda Bengkulu Makin Cakap Digital “Generasi Aman dan Berbudaya di Ruang Digital”

Sobat Dikbud,

Sabtu, 27 Agustus 2022 bertempat di Aula Kampus 1 Universitas Dehasen Lantai 4 diadakan Workshop Pemuda Bengkulu Makin Cakap Digital, kegiatan ini di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu dalam hal ini di wakili Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Bapak Syahjudin, M.Pd, dalam sambutannya Sekretaris Dinas menyampaikan sangat mendukung dan mengapresiasi semua kegiatan-kegiatan positif khususnya dari Pemuda Bengkulu terutama para generasi muda memiliki pemahaman bagaimana belajar berprilaku dalam dunia digital dan tidak terjerumus dengan ikut menyebarkan hoaks.

Kemudian Sekretaris Dinas juga menambahkan melalui Workshop ini diharapkan peningkatan penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital, agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak dan tepat guna. Hal ini memberi gambaran bahwa para pemuda perlu bijak dalam dunia digital dan memiliki etika yang baik dalam berkegiatan di dunia digital.

Semoga kegiatan Workshop Pemuda Bengkulu makin Cakap Digital “Generasi Aman dan Berbudaya di Ruang Digital”  yang diselenggarakan oleh Putera-Puteri Kebudayaan Bengkulu (PPKB) dapat berjalan lancer dan sukses. (an)*

DILARANG COPY PASTE !!!!!!