Penghargaan-Penghargaan Dikbud Provinsi Bengkulu di Tahun 2021

Penghargaan-Penghargaan Dikbud Provinsi Bengkulu di Tahun 2021

Berikut Penghargaan Dikbud Provisi Bengkulu

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Mendapatkan Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi badan Publik Tahun 2021 Kategori OPD/BIRO/Badan Di Lingkungan Pemda Provinsi Bengkulu “Menuju Informatif”

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu mendapatkan Juara 1 sebagai Pengelola Sekolah Siaga Kategori Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi

Kemdikbudristek Bersama LPMP Provinsi Bengkulu Memberikan Piagam Penghargaan kepada Dikbud Provinsi Bengkulu atas Komitmen dalam mendukung Program Sekolah Penggerak Tahun 2021

Kemdikbudristek Memberikan Penghargaan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu 

Piagam penghargaan Untuk Provinsi bengkulu Atas Partisipasi dalam rangka mensukseskan Pemilihan gubernur Bengkulu di Bengkulu

Dikbud Provinsi Bengkulu mendapat Penghargaan Pengelola Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Nasional Tahun 2021

Dikbud Provinsi Bengkulu mendapat Penghargaan Pengelola Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Nasional Tahun 2021

Acara Pemberian Penghargaan dalam Seleksi Dinas Pendidikan Terbaik dalam Pengelolaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Nasional Tahun 2021 kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Selasa (21/12/21) bertempat di Ruang Sidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

Hadir langsung dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc, MSE, Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan menyerahkan hadiah pembinaan berupa tropi/plakat dan laptop senilai total Rp. 21.000.000 serta di dampingi oleh Ir. Rusman Efendi, M.M, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu beserta jajarannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I s.d IX, Peserta SSK dari SMA dan SMP se – Provinsi Bengkulu.

Acara ini dilaksanakan secara luring dan daring via zoom meeting dan akun Youtube BKKBNOfficial. Para pemenang Lomba SSK Paripurna yaitu SMAN 1 Banguntapan DIY untuk kategori SMA, dan SMPN 5 Malang Jatim untuk kategori SMP, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Kaltim sebagai Pengelola SSK Terbaik.

Walaupun belum menjadi pemenang tahun ini, dari Provinsi Bengkulu, ada SMAN 1 Seluma yang berkesempatan masuk dalam nominasi Kategori SSK Paripurna tingkat SMA/SLTA/MA dan sederajat se – Indonesia dan juga dikunjungi oleh Bapak Edi Setiawan sebelum menghadiri acara di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

“Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah Sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke  dalam kurikulum dan kegiatan kesiswaan di sekolah. Tujuan dari dibentuknya SSK  adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai isu dan dampak kependudukan terhadap berbagai aspek di masyarakat.” jelas Bapak Edi Setiawan dalam sambutannya.

Diharapkan implementasi Pendidikan Kependudukan dapat berpotensi dilaksanakan secara lebih masif di seluruh Indonesia. Lomba SSK Paripurna ini diharapkan dapat mendorong SSK sehingga termotivasi untuk melaksanakan secara paripurna serta merancang strategi inovasi-inovasi yang berkaitan dengan Pendidikan Kependudukan terutama masa pembelajaran daring. Permasalahan kependudukan merupakan tanggungjawab semua pihak sehingga edukasi kependudukan harus dilaksanakan oleh semua pihak melalui berbagai jalur untuk dapat mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan.

17 Guru di Seluma Terima Tunjangan Khusus

17 Guru di Seluma Terima Tunjangan Khusus

Beberapa desa di Seluma masih memiliki kriteria 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) dan sekolahnya pun terdapat guru garis depan (GGD) yang memiliki tunjangan khusus sehingga total yang diterima hampir mencapai Rp 8 juta per bulan. Bahkan lebih jika termasuk tunjangan dari daerah.

Guru yang mendapatkan tunjangan khusus sebanyak 17 guru yang mengajar di empat sekolah dan satu PAUD di Semidang Alas Maras, dua SD di Desa Kayu Elang dan Padang Capo, dan satu SMP di Padang Capo.

“Untuk guru yang menerima tunjangan khusus ada 17 guru, nominal tunjangan sama dengan gaji pokok dari Rp 2,5 juta sampai Rp 4 juta,” kata Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Seluma, Drs. Supratman, M.Si melalui Bendahara Sigit Budiyanto S.IP, M.AP.

Mereka menerima full 12 bulan dengan diberikan per triwulan. “Kalau tunjungan hanya ada potongan pajak PPh, dan jadi total mereka terima bisa mencapai Rp 8 juta per bulan, belum dan termasuk lainnya,” ujarnya.

Budiyanto menjelaskan kriteria guru penerima tunjangan khusus telah ditetapkan kementerian berdasarkan wilayah yang memang termasuk 3T atau bisa dikatakan akses jalan susah, jaringan tidak ada dan memang benar-benar terluar. “Untuk mereka penerima tunjangan khusus ditetapkan oleh kementerian berdasarkan daerah,” terangnya.

Budiyanto menambahkan guru yang akan ditempatkan di wilayah 3T merupakan penerimaan jalur khusus atau program guru garis depan yang diadakan oleh kementerian langsung berdasarkan wilayah penempatan. “Kalau peneriman guru garis depan atau tunjangan khusus ada tersendiri,” tutupnya.

Mempersiapkan Pemuda Menuju Usia Emas 2045 Untuk Bengkulu Berkemajuan

Mempersiapkan Pemuda Menuju Usia Emas 2045 Untuk Bengkulu Berkemajuan

DPD AMPI (Dewan Pimpinan daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Mennyelenggarakan Kegiatan ‘Mempersiapkan Pemuda Menuju usia emas 2045 Untuk bengkulu maju” bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Drs, Eri Yulian Hidayat, M.Pd  ssebagai Narasumber pada acara tersebut,

“Dalam menghadapi era digitalisasi, globalisasi yang semakin maju, kita sudah harus membuka ide-ide baru, gagasan-gagasan baru karena bangsa indonesia di tahun 2045 ke atas, akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar di dunia”, ujarnya

“Kami di bidang pendidikan juga saling bersinergi untuk mensingkronkan kurikulum dengan dunia usaha.

Webinar Kemdikbudristek Tentang Pengarusutamaan Gender bagi OPD

Webinar Kemdikbudristek Tentang Pengarusutamaan Gender bagi OPD

Selasa, 14 Desember 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan Webinar Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) 

Dalam hal ini, Seluruh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, Kabupaten/Kota di undang secara daring melalui Zoom Meeting,

PUG di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat bervariasi, Berdasarkan hasil evaluasi PUG di tahun 2020, Kualitas PUG di tingkat provinsi sebesar 64,7%, sementara di tingkat Kabupaten kota sebesar 37,5%, kondisi ini menuntut adanya langkah langkah strategis, 

Alasan diadakannya Webinar Ini dikarenakan agar meningkatkan kualitas pelembagaan PUG sehingga terbit kekuatan berupa Peraturan Gubernur atau Peraturan Daerah di daerah masing-masing, 


Data Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Tahun 2021

Data Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Tahun 2021

Bengkulu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Melalui UPTD B.TIKPK berdasarkan surat dari Sekretariat Daerah No: 800/3042/BKD/2021, menyelenggaran pengumpulan data Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN Tahun 2021 dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Data Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN, diterima dalam bentuk format Excel yang sudah ditentukan oleh BKD dengan data pendukung yang berbentuk hardcopy. Pengukuran ini, diwajibkan untuk setiap ASN dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yaitu, Cabdin, SMA, SMK, dan SLB dari 9 Kabupaten 1 Kota diantaranya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Seluma, Kabupaten Lebong, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Kaur, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu.

Kriteria pengukuran tingkat profesionalitas ASN diukur melalui empat dimensi dan setiap dimensi mencakup bobot, deskripsi dan indikator sebagai satu kesatuan (integral) dari standart profesionalitas ASN. Skema Pengukuran Indeks Profesionalitas ASN meliputi, Dimensi kualitatif dengan bobot nilai sebesar 25% (dua puluh lima persen), Dimensi kompetensi dengan bobot penilaian 40% (empat puluh persen), Dimensi kinerja dengan bobot penilaian sebesar 40% (empat puluh persen), dan Dimensi disiplin dengan  bobot penilaian sebesar 5% (lima persen). Dari empat kriteria pengukuran akan diperoleh kategori tingkat profesionalitas ASN yang dibuat dalam rentang skor/nilai sebagai berikut, Skor 91-100 (sangat tinggi), Skor 81-90 (tinggi), Skor 71-80 (sedang), Skor 61-70 (Rendah), dan Skor £ 60 (sangat rendah).

Kabar Baik, Tunjangan 700 Guru Cair Bulan Ini

Kabar Baik, Tunjangan 700 Guru Cair Bulan Ini

Kabar baik bagi 700 lebih tenaga pendidik atau guru yang sudah bersertifikasi. Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan IV akan disalurkan pada akhir bulan ini.

Hal ini dikemukakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang, Nining Fawely Pasju, S.Pt, MM. Saat ini pihaknya sedang melakukan rekapitulasi database para guru penerima TPG triwulan IV. Ia mengakui saat ini Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah masuk ke kas daerah untuk pembayaran tunjangan tersebut.

“Ada beberapa data yang masih harus kita lengkapi, karena ada beberapa guru yang datanya belum valid sehingga proses entry data yang dilakukan sedikit lambat,” ungkap Nining.

Nining mengatakan, untuk jumlah tenaga pendidik yang sudah sertifikasi di Kabupaten Kepahiang kurang lebih 700 orang, dan yang nonsertifikasi berjumlah 200 orang lebih. Adapun anggaran sertifikasi yang dialokasikan dari DAK nonfisik adalah Rp 8 miliar untuk setiap triwulan.

“Syarat sertifikasi ini kan disesuaikan dengan golongan dan masa kerja. Selain itu, absensi dan kinerja juga menjadi penilaian dalam penyaluran TPG ini,” beber Nining.

Ditambahkan Nining, jika tidak ada kendala, proses entry data sertifikasi tuntas dilakukan pekan depan. Pada pekan ketiga bulan ini, seluruh tunjangan guru sertifikasi bisa segera disalurkan. “Akhir tahun ini semuanya sudah kelar, dan sudah bisa dinikmati oleh para guru. Saat ini kita sudah mencapai tahap akhir entry data,” demikian Nining. rakyatbengkulu.com

Pelepasan Kontingen Kwarda Bengkulu ke Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) 2021 di Jambi

Pelepasan Kontingen Kwarda Bengkulu ke Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) 2021 di Jambi

Selasa, (30/11) Gubernur Bengkulu Rohidn Mersyah melepas keberangkatan Kontingen Kwarda Bengkulu untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Jambi tahun 2021. Acara pelepasan ini bertempat di Kwarda Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin mengharapkandengan mengikuti kegiatan PWN di Jambi, kontingan Bengkulu akan mendapatkan pembelajaran yang efektif sehingga tetap produktif untuk membentuk kader-kader pramuka yang handal di Bumi Rafflesia.

Hadir dalam acara tersebut  Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat selaku Waka Bina Muda Kwarda Pramuka Provinsi Bengkulu.

Kak Hamka dalam sambutannya mengatakan bahwa agar menghidupkan geliat kepramukaan pasca pandem agar bisa bangkit bersama melalui kegiatan-kegiatan produktif keppramukaan.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta Kontingen Bengkulu untuk dapat mematuhi protokol kesehatan dan menjadi contoh yang baik untuk kontingen lain.

Kwarda Pramuka Provinsi Bengkulu mengirimkan kontingen sebanyak 23 orang, yang terdiri dari 1 umpi putera dan putri masing-masing 8 orang, pimpinan kontingen 2 orang, pembina pendamping 2 orang, panitia dan staf kontingen daerah 2 orang serta dokter kontingen daerah 1 orang.

Acara Puncak HUT PGRI ke-76 Provinsi Bengkulu Tahun 2021

Acara Puncak HUT PGRI ke-76 Provinsi Bengkulu Tahun 2021

Selasa (30/11) bertempat di Gedung Balai Buntar Provinsi Bengkulu diselenggarakan acara puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-76 PGRI Provinsi Bengkulu sekaligus penyerahan Piagam Penghargaan Anugerah Dwija Praja Nugraha Tahun 2021 kepada Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah oleh Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi. Untuk medali penghargaan sudah diberikan secara daring pada acara PB PGRI di Jakarta, Senin (27/11).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Unifah Rosyidi beserta rombongan sudah berkenan datang langsung ke Provinsi Bengkulu. Terkait penghargaan Dwija Praja Nugraha yang saya terima, di satu sisi menjadi sebuah penghormatan, sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Namun saya kira dibalik penghargaan ini ada pesan moral yang sangat mulia, justru muncul tanggungjawab yang harus melekat untuk membangun dunia pendidikan” ucap Gubernur dalam sambutannya.

Ada 2 hal penting yang disampaikan oleh Gubernur Rohidin antara lain tentang kesejahteraan guru khususnya Honorer PTT/GTT dan perekrutan P3K. Sejak tahun 2019 para Guru honorer, termasuk penjaga sekolah, petugas kebersihan sekolah diberikan SK Gubernur dan diberikan honor sesuai kemampuan daerah 1 juta rupiah. Seluruh PTT juga didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada Guru.

Perekrutan guru sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), sesungguhnya bagus namun perlu dievaluasi kembali untuk Guru yang sudah bertahun-tahun mengajar. Sebab tes CAT yang dilakukan, sungguh memberatkan para Guru tersebut.

“P3K bagi guru yang masa kerja 10 tahun atau lebih sesungguhnya sudah teruji sebagai pendidik (tidak perlu dilakukan tes kembali), dan bisa saja langsung diberikan SK. Karena tes yang dilakukan tidak sesuai, tidak relevan dengan kondisi kemampuan, pengalaman serta sejarah pendidikan Guru tersebut. Mungkin untuk guru yang masih baru dapat dilakukan tes CAT tersebut,” tutup Rohidin

Pada tahun 2021 PGRI memberikan Anugerah Dwija Praja Nugraha kepada tiga gubernur serta enam bupati dan satu walikota. Di antaranya, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Bengkulu, Walikota Sawahlunto, Bupati Siak, Bupati Banyuasin, Bupati Pati, Bupati Landak, Bupati Gorontalo, dan Bupati Kolaka Utara.

Malam Ramah Tamah Hari Guru Nasional 2021

Malam Ramah Tamah Hari Guru Nasional 2021

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Bengkulu menggelar malam ramah tamah yang dilaksanakan dalam memperingati HUT ke-76 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2021 di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Provinsi Bengkulu, Senin (29/11/2021).

Acara ramah tamah ini dibuka dengan yel-yel PGRI yang dipimpin Dr.Haryadi selaku ketua PGRI Provinsi Bengkulu untuk menambah semangat tamu undangan yang dapat hadir dalam acara ini meskipun dari awal sampai akhir acara turun hujan, tapi idak meredupkan semangat tamu undangan yang hadir pada acara ini. Terlihat ruangan penuh dan para perwakilan kepala sekolah dari seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu memiliki seragam untuk menambah kekompakan.

Hadir langsung oleh Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr.Unifah Rosyidi, M.Pd beserta rombongan. Hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu beserta jajarannya.

“Organisasi PGRI terus berjuang untuk mengangkat harkat martabat para guru khususnya pendidikan di Indonesia. Pada masa pandemi ini tentu kita semua berhutang kepada para guru. Meskipun dengan perkembangan yang pesat dari dunia digital, akan tetapi kehadiran guru tidak bisa tergantikan.” Ucap Ketua Umum PGRI dalam sambutannya.

Sejalan dengan yang disampaikan oleh Ibu Unifah Rosyidi, Gubernur Rohidin juga menyampaikan hal yang sama. Beliau berharap dengan adanya acara ramah tamah ini, akan memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Persatuan Guru Republik Indonesia khusunya di Provinsi Bengkulu.

“Mudah-mudahan pertemuan pada malam ini, semakin memperkuat eksistensi PGRI bahwa guru merupakan bagian yang sangat penting dalam rangka mensejahterakan bangsa Indonesia ini.”

Gubernur Rohidin juga menyampaikan bersurat khusus kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  dan Menpan salah satunya terkait pengangkatan PPPK agar meningkatkan kesejahteraan para guru.

DOWNLOAD APLIKASI"MUSEUM NEGERI BENGKULU"
DILARANG COPY PASTE !!!!!!